Seminari Pius XII Kisol histudy
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sambutan
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Fasilitas
    • Profil Formator
    • Mars Sanpio
  • SMP
    • Profil
    • Berita
    • Kegiatan
  • SMA
    • Profil
    • Berita
    • Kegiatan
  • Asrama
  • Program
    • Aktivitas
    • Kalender Akademik
  • Berita
    • Umum
    • Penelitian
    • Pendidikan
    • Budaya
    • Opini
  • Hubungi Kami
Seminari Pius XII Kisol histudy

Selamat datang di Seminari Pius XII Kisol

  • admin@seminaripiusxii.sch.id
  • +1-202-555-0174
  • Home
  • Tentang Kami
    • Sambutan
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Fasilitas
    • Profil Formator
    • Mars Sanpio
  • SMP
    • Profil
    • Berita
    • Kegiatan
  • SMA
    • Profil
    • Berita
    • Kegiatan
  • Asrama
  • Program
    • Aktivitas
    • Kalender Akademik
  • Berita
    • Umum
    • Penelitian
    • Pendidikan
    • Budaya
    • Opini
  • Hubungi Kami
Sosial Media
blog banner background shape images
  • admin
  • October 11, 2025

Mengelola Stress dengan Manajemen Waktu: Talk Show Seputar Penelitian Siswa Kelas XI SMA Seminari Pius XII Kisol

  • 551 Views
  • No Comments
  • Berita,Pendidikan,Penelitian,Sma,Smp
Mengelola Stress dengan Manajemen Waktu: Talk Show Seputar Penelitian Siswa Kelas XI SMA Seminari Pius XII Kisol

Ecis Manehat

11 Oktober 2025

Seminari Pius XII Kisol – Senin, 6 Oktober 2025, Seminari Pius XII Kisol mengadakan seminar ilmiah yang diselenggarakan di aula Sanpio. Seminar yang dibawakan oleh siswa kelas XI SMA ini dikemas dalam bentuk acara talk show. Seminar ini dihadiri oleh utusan guru dan siswa dari beberapa sekolah mitra di wilayah Borong dan Kota Komba termasuk Korwas SMP dan SMA/SMK/SMK Kab. Manggarai timur.

Seminar ini merupakan program wajib tahunan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2007 untuk mengenang jasa Pater Leo Perik, SVD. Secara singkat, P. Leo Perik, SVD telah mengabdi di Sanpio selama kurang lebih 40 tahun. Ia adalah seorang misionaris asal Belanda yang bertugas di Indonesia. Peran Pater Leo Perik, SVD bagi Seminari Kisol sangatlah besar. Selain sebagai pendiri, ia juga adalah seorang guru dan perawat. Pater Leo Perik, SVD wafat di Belanda pada 6 Oktober 2004. Untuk itu, kegiatan seminar ilmiah selalu dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 6 Oktober untuk mengenang jasa dan dedikasinya yang begitu besar dan berharga.

Seluruh rangkaian acara dimulai dengan kata sambutan dari RD. Feliks Edu sebagai Kepala Sekolah SMPS Seminari Pius XII Kisol. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa lima aspek pembinaan di dalam seminari yang diterapkan oleh Pater Leo Perik, SVD bukan hanya ditujukan untuk seminaris, melainkan juga untuk semua orang. Karena itu, semua peserta diajak dan diharapkan untuk menghidupi spirit Pater Leo Perik, SVD dalam tugas, cara hidup, dan tanggung jawabnya.

Relasional Manajemen Waktu dengan Tingkat Stress

            Setelah kata sambutan, acara dilanjutkan dengan talk show dari kelas XI tentang kaitan antara manajemen waktu dengan tingkat stress. Acara talk show ini dibawakan oleh perwakilan kelas XI SMA, yakni Fino Baru, Stevan Hamin, Faldi Genas, dan Julio Mon. Gerald Tenda selaku moderator dalam acara talk show memandu proses diskusi dengan begitu menarik. Dalam kata pengantarnya, ia memancing para audiens untuk bersama-sama berpikir tentang waktu dan pengelolaan stress. “Tema yang akan dibahas ini akan sangat menarik dan menantang kita untuk berpikir dan berefleksi. Jika selama ini kita adalah orang-orang yang suka menunda-nunda pekerjaan, maka jangan sampai kita adalah orang-orang yang tingkat stressnya akut. Maka untuk mengetahui jawabannya, hal ini akan dibahas dan dijawab oleh para pemateri”, terang Gerald Tenda.

Dalam talk show tersebut dijelaskan bahwa manajemen waktu dan tingkat stress mempunyai keterkaitan. Semakin baik manajemen waktu, maka tingkat stress akan semakin berkurang atau menurun. Begitupun sebaliknya. Semakin buruk manajemen waktu, maka tingkat stress akan semakin meningkat. Karena itu, solusi dan rekomendasi dari hasil penelitian mereka adalah manajemen waktu yang baik bisa dan mampu menurunkan tingkat stress. Dengan kata lain, para seminaris yang memanajemen waktu dengan baik bisa menjadi solusi untuk terhindar dari tekanan atau stress karena tugas yang menumpuk.

Konteks penelitian siswa kelas XI SMA adalah penumpukan kerja atau tugas menyebabkan anak-anak seminari stress. Dari hasil penelitian, stress yang dialami oleh anak seminari itu terjadi karena pekerjaan yang menumpuk. Semakin banyak tugas yang menumpuk, maka semakin besar tingkat tekanan dalam diri mereka. “Anak-anak seminari tidak akan merasa ditekan atau tertekan oleh tugas yang menumpuk apabila mereka mempunyai manajemen waktu yang baik. Setiap hari guru memberikan mereka tugas ditambah lagi dengan tugas dari asrama. Tentu hal ini memberatkan seminaris. Akan tetapi, kalau para seminaris tahu mengatur waktu dengan baik, hal ini tidak akan memberatkan dan meningkatkan stress. Jadi mereka merasa berat karena suka menunda-nunda pekerjaan, sehingga pekerjaan itu jadinya menumpuk”, jelas Fino Baru.

Manajemen waktu erat kaitannya dengan penentuan skala prioritas. Menurut para pemateri, penentuan skala prioritas yang baik itu akan mampu mengarahkan para seminaris menyelesaikan tugasnya dengan baik. Skala prioritas berarti menentukan pekerjaan yang paling diutamakan. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat jadwal atau penjadwalan. “Para seminaris hidup dalam aturan. Aturan-aturan ini bisa menjadi kekuatan bagi mereka untuk menentukan skala prioritas. Justru aturan itu akan mengarahkan para seminaris untuk menjadi pribadi yang konsisten. Misalnya, tidur atau belajar pada waktunya. Ketika jam belajar, kesempatan itu mesti dipakai dengan sungguh-sungguh untuk belajar bukannya dipakai untuk bermain atau melakukan hal-hal yang tidak berguna”, jelas Stefan Hamin.

Di sela-sela diskusi, suster Valentia, CIJ, Kepala SMP Rosa Mistika Wae Rana merasa sangat bangga dan bahagia menyaksikan penampilan talk show dari pemateri. Hal ini disampaikannya ketika moderator memberikan kesempatan kepadanya untuk bertanya. “Saya tidak mengajukan pertanyaan, tapi saya mau mengungkapkan isi hati saya. Saya begitu terpukau dengan penampilan kalian. Saya kira penampilan kalian bukanlah level SMA melainkan sudah pada level anak mahasiswa. Kalian begitu luar biasa dan briliant menampilkan dan memaparkan hasil penelitian kalian. Ini seperti penampilan mas Rocky Gerung”, terang Suster Valentia, CIJ.

Lebih lanjut, Bapak Lukas Sumba selaku Korwas SMA/SMK/SLB Kab. Manggarai Timur menegaskan bahwa hasil penelitian yang telah dipresentasikan oleh para pemateri sangat bermanfaat bagi para guru dan juga semua orang. Kebiasaan datang terlambat atau tidak tepat waktu bisa jadi karena manajemen waktu yang tidak baik, sehingga hal ini kemudian bisa menimbulkan stress atau tekanan tersendiri bagi yang suka terlambat. “Orang yang suka terlambat atau kebiasaan terlambat itu merugikan banyak orang. Kita boleh datang tepat waktu, tapi yang lainnya masih molor dengan waktunya atau suka buat jam karet. Jadinya kegiatan yang seharusnya dimulai jam 08.00 mesti ditunda karena keterlambatan. Hal ini tentu sangat merugikan dan membuat acara lainnya berantakan”, jelas Bapak Lukas. Baginya, dengan manajemen waktu yang baik, keterlambatan itu akan diminimalisir bahkan dihilangkan. Dengan itu, masalah stress akan dengan sendirinya tidak ada.

Kemasan Acara yang Menarik

Selain penampilan band Sanpio, acara talk show semakin menarik ketika masing-masing perutusan dari rumpun MIPA dan IPS kelas XI membawakan selingan acara berupa game dan presentasi hasil penelitian. Kelompok IPS yang diwakili oleh Bayu, Bery, dan Ariel Nambu mempresentasikan dan memperagakan proses erupsi gunung berapi. Presentasi yang dipandu oleh Bayu Balmiopar ini mengundang tawa dari para audiens. Ia mengatakan bahwa campuran materi yang dipakai untuk simulasi proses erupsi diracik bersama Albert Einstein di lab MIPA Sanpio dan bahannya diambil dari Roma. “air yang kami pakai ini, saya ambil ketika saya pergi mengaku dosa di Roma. Sementara bubuk putih ini diambil dari luar gerbang kota Roma ketika saya melihat satu orang nenek sedang makan sirih pinang”, jelas Bayu.

Perwakilan dari rumpun MIPA membawakan tiga jenis game dengan menggunakan konsep dasar fisika. Ketiga game ini sangat seru dan melahirkan rasa penasaran bagi para audiens. Salah satunya adalah pemanfaatan kertas alumunium sebagai konduktor listrik. Tio Sanggu dan Austin Ambus mencoba memancing perhatian audiens dengan percobaan pertama mereka. Bahan yang mereka siapkan sangat sederhana yakni baterai, lampu, dan kertas alumunium. Percobaan pertama ini tidak berhasil, sehingga mereka kemudian membutuhkan satu orang peserta untuk memasang kertas alumunium pada baterai. “Sepertinya kita membutuhkan satu orang yang punya daya listrik yang sangat tinggi untuk bisa menyalakan lampu ini. Kita tidak cukup hanya dengan menggunakan kertas alumunium ini”, sahut Tio Sanggu. Percobaan kedua kemudian berhasil setelah mereka mengundang salah satu peserta dari SMP Stanislaus Borong untuk membantu mereka.

Seminar ilmiah tahun ini adalah kegiatan yang unik. Bukan hanya para siswa SMA yang membawakannya, melainkan juga siswa SMP Seminari Pius XII Kisol. Di penghujung acara, kegiatan dilanjutkan dengan pameran gelar karya dari setiap sekolah yang sudah diundang, di antaranya SMPK Stanislaus Borong, SMPK St. Yosef Kisol, SMPN 1 Borong, SMPK Rosamistika Waerana, dan SMAN 6 Kota Komba. Pameran karya dilaksanakan di aula Sanpio. Stan seminari dikhususkan untuk setiap kelompok minat SMAS Seminari Kisol ditambah satu stan pameran dari SMP. “Saya begitu puas dan bangga dengan penampilan siswa-siswa kita pada hari ini. Mereka sungguh luar biasa dan bertanggung jawab dalam menyukseskan acara hari Pater Leo Perik, SVD. Sebagai ketua pelaksana, saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Semoga ini adalah berkat bagi kita semua yang senantiasa kita bagikan kepada semua orang”, ungkap bapak Kristo Ningka.

Editor: RD. Milin Kowa

 

#haripaterleo#leoperik#sanpio#SeminariPiusXIIKisol#talkshow

0 Comments

Add Your Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Berita Terkait

Mengenang Pater Leo Perik, SVD dalam Ekaristi, Merawat Kenangan melalui Pentas Seni
Read Article
Mengukir Karya : Sanpio Adakan  Perlombaaan Akademis dalam Rangka Menyambut Hari Pater Leo Perik, SVD
Read Article
Memeriahkan BKSN Tahun 2025 dan Peringatan Hari Pater Leo, Kelas VIII SMP Seminari Pius XII Kisol…
Read Article
Footer Logo
Footer Dark Mode Logo

Temukan banyak update dan konten menarik lainnya di sosial media kami

Tautan Cepat
  • Hubungi Kami
Jelajahi
  • Tentang Kami
  • Kegiatan
  • Berita
  • Kalender Akademik
Kontak
  • Telepon: 406555-0120
  • E-mail: admin@seminaripiusxii.sch.id

Lokasi

  • Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kec. Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur

©2025. All rights reserved.